Situasi Semakin Buruk , Pemilik Chelsea Siapkan Pesangon Untuk Mourinho

Rumor pemecatan Jose Mourinho dari kursi manajer Chelsea terus berkembang. Terbaru, pemilik Chelsea, Roman Abramovich, kabarnya sudah menyiapkan uang pesangon kepada Mourinho. Sebelumnya, Abramovich diberitakan sudah kehilangan kesabaran terhadap Mourinho. Dia hanya memberikan satu kesempatan untuk manajer asal Portugal tersebut, yaitu pertandingan melawan Liverpool.

Menang, berarti Mourinho masih bisa perpanjang nafas. Andai kalah, Mourinho berpotensi besar dipecat taipan asal Rusia tersebut. Sayangnya Chelsea meraih hasil buruk ketika melawan Liverpool, Sabtu 31 Oktober 2015. Mereka dikalahkan Liverpool di Stamford Bridge dengan skor 3-1.

Diketahui dari sumber dalam klub menyatakan Abramovich mulai menghitung uang pesangon yang akan diterima Mourinho. Dan dari hasil perhitungannya, mantan pelatih Real Madrid tersebut kemungkinan mendapat pesangon sebesar £9,5 juta atau setara Rp202 miliar. Angka ini didapat setelah Abramovich meninjau ulang kontrak Mourinho. Dari klausul yang ada di kontrak, jika nantinya Mourinho dipecat pesangon yang akan diterima adalah satu tahun gajinya atau berkisar £9,5 juta.

Sang sumber juga menyebut kemungkinan besar Chelsea sudah melakukan pergantian pelatih pada satu atau dua hari mendatang. Berarti, di laga melawan Dynamo Kiev dalam lanjutan Liga Champions, tengah pekan nanti, Mourinho kemungkinan besar sudah tak memimpin Chelsea.

Real Madrid Terbantu Dengan Adanya Isco Di Dalam Tim

Kemenangan Real Madrid atas Las Palmas dini hari tadi, tak lepas dari peran sentral Isco di lini tengah Los Blancos. Gelandang 23 tahun ini mencetak satu gol saat Madrid mengalahkan Las Palmas di Santiago Bernabeu, Sabtu 31 Oktober 2015 tadi. Isco sudah mampu membobol gawang Las Palmas saat laga baru berjalan 4 menit. Gol mantan pemain Malaga ini seakan menjadi pelecut semangat Madrid untuk menggulung tamunya.

Berkat gol dan penampilan impresifnya, kepercayaan diri Isco meningkat. Ia mengirim sinyal sudah siap untuk bersaing di lini tengah Madrid. Saya nyaman di mana saja, asalkan berada di atas lapangan. Saya akan terus bekerja dan berjuang untuk membuat keputusan sulit bagi manajer, ucap Isco.

Pertandingan melawan Las Palmas jadi laga kelima secara berturut, Isco dipasang menjadi starter oleh Rafael Benitez. Sejauh ini, Isco sudah tampil dalam 10 laga di ajang La Liga. Ia diplot Benitez menggantikan peran Luka Modric, yang masih dibekap cedera.

Menjelang Pertandingan , Mihajlovic Ingin Pemainnya Tampil Dengan Seluruh Kemampuan

AC Milan akan melakoni laga tandang ke markas Lazio di Stadio Olimpico dalam laga lanjutan Serie A, Senin 2 November 2015 dini hari nanti. Selaku pelatih, Sinisa Mihajlovic, menuntut pasukannya bermain baik. Rossoneri sendiri tengah dalam performa yang cukup baik dengan tidak terkalahkan dalam tiga laga terakhirnya di Serie A. Tidak ingin kehilangan momen bagus tersebut, Milan dituntut raih poin sempurna di giornata ke-11 nanti.

Namun hal tersebut bukan perkara mudah, Lazio memiliki catatan yang cukup baik saat bermain di kandang. Mereka sukses memenangi delapan laga kandang terakhirnya, walau begitu Mihajlovic menilai timnya ada kemampuan untuk pulang dengan kemenangan. Untuk bisa menang di laga tandang, kami harus menampilkan permainan terbaik kami di musim ini.

Saya memiliki keyakinan pada pemain saya dan kami punya kemampuan mengalahkan Lazio, kata Mihajlovic. Milan saat ini masih tertahan di peringkat ke delapan pada klasemen sementara Serie A dengan raihan 16 poin. Sedangkan Lazio berada di posisi enam dengan keunggulan dua poin dari I Rossoneri.

Kembali Kalah , Situasi Mourinho Semakin Memperburuk Suasana

Pertandingan lanjutan Premier League antara Chelsea dan Liverpool berakhir dengan skor 3-1 untuk tim tamu. Sempat unggul cepat pada babak I, pasukan Jose Mourinho kemudian lengah, dan kebobolan pada menit 45 dengan tambahan waktu 3 menit sebelum istirahat, 74, dan 83. Pada laga yang dihelat di Stamford Bridge, sabtu 31 Oktober 2015 malam , The Blues unggul cepat. Baru empat menit, mereka unggul berkat sundulan Ramires, selepas memanfaatkan bola yang berawal dari umpan silang Cesar Azpilicueta. 1-0.

 

Namun, selepas itu, Liverpool tampil dominan dan menciptakan beberapa peluang. Sampai akhirnya, gol penyama kedudukan datang di injury time, lewat tendangan Philippe Coutinho. Dan, hingga wasit mengakhiri babak I, skor 1-1 bertahan. Memasuki paruh kedua, Liverpool kembali tampil efektif. Pada menit 74, mereka membalikkan kedudukan. Berawal dari serangan cepat, Coutinho menggocek sebelum melepaskan tembakan di dalam kotak penalti. Gol, skor pun menjadi 2-1.

 

Dan, Christian Benteke menjadi pelengkap penderitaan Chelsea malam ini. Masuk sebagai pemain pengganti, Benteka mencetak gol lewat tendangan dari dalam kotak penalti, pada menit 83. Hingga wasit mengakhiri laga, skor 3-1 tetap bertahan.  Dengan hasil tersebut, Liverpool untuk sementara menempati peringkat 7 klasemen sementara dengan raihan 17 poin. Sedangkan The Blues kian terbenam di papan bawah. Mereka kini menempati posisi 15 dengan koleksi 11 poin.

 

Situasi tersebut juga semakin membuat Mourinho di ujung tanduk. Ini merupakan kekalahan keenam Chelsea di Premier League musim ini. Mereka baru meraih tiga kemenangan dan dua imbang.

 

Mourinho Ungkapkan Bahwa Dirinya Tidak Takut Kehilangan Pekerjaan

Posisi manajer Chelsea, Jose Mourinho kini tengah di ujung tanduk. The Blues saat ini terpuruk di posisi 15 dengan raihan 11 poin dari 10 pertandingan. Laga melawan Liverpool di Stamford Bridge, Sabtu 31 Oktober 2015 disebut-sebut bakal menjadi penentu nasib Mourinho. Jika sampai kalah, kemungkinan besar pelatih asal Portugal tersebut bakal dipecat.

Meski posisinya sedang kritis, Mourinho tetap bersikap tenang. Mantan manajer Inter Milan dan Real Madrid ini bahkan sama sekali tidak takut dipecat. Saya tidak cemas dengan pekerjaan saya. Saya tak khawatir dengan masa depan saya. Saya tak menghabiskan satu detik pun untuk berpikir soal itu, kata Mourinho. Sepertinya kalian kru media ingin membuat saya sangat tertekan. Kalian tak bisa melakukannya. Kalian tak bisa, ucap Mourinho dengan nada tinggi.

Tiga pertandingan sebelum jeda internasional di bulan November bisa jadi faktor kunci kebangkitan Chelsea. Usai menjamu Liverpool, The Blues akan menjamu Dynamo Kyiv di Liga Champions dan bertandang ke markas Stoke City, di Premier League. Saya cemas dengan hasil. Saya cemas dengan kemenangan di hari Sabtu. Saya khawatir dengan peluang lolos di Liga Champions, ujar Mourinho.

Mancini Waspadai Pergerakan Edin Dzeko Nantinya

Laga seru akan terjadi dalam lanjutan Serie A, Minggu 31 Oktober 2015 atau senin dini hari nanti. Dua tim papan atas, Inter Milan dan AS Roma bakal bertemu di Giuseppe Meazza. Laga ini akan menjadi terasa spesial bagi striker Roma, Edin Dzeko. Pemain internasional Bosnia-Herzegovina ini bakal kembali bertemu dengan Roberto Mancini, yang merupakan mantan pelatihnya di Manchester City. Jelang laga ini, Mancini pun mewaspadai ancaman dari Dzeko.

Roma punya banyak pemain bagus. Kami akan mewaspadai Edin, karena dia salah satu yang terbaik di dunia, kata Mancini. Dia bisa mencetak 15 gol dalam semusim, karena dia punya kualitas luar biasa, ungkap Mancini. Tercatat Roma saat ini bertengger di puncak klasemen dengan 23 poin dari 10 pertandingan. La Beneamata yang ada di posisi 4 hanya berselisih 2 poin dari Giallorossi.

Roma bisa membuat kami kesulitan dengan kehadiran Gervinho, Iago Falque, dan Mohamed Salah. Kami tak boleh memberi mereka terlalu banyak ruang, ucap Mancini. Benar bahwa kami bisa tampil dengan bagus. Kami tidak boleh berpikir kami adalah underdog, mereka juga akan berpikir hal yang sama, ucap dengan nada semangat.

Klopp Sudah Mengetahui Skema Permainan Chelsea Untuk Besok

Laga berat bakal dilakoni Liverpool, Sabtu 31 Oktober 2015 besok. Mereka akan melawat ke markas juara bertahan, Chelsea, Stamford Bridge, dalam pekan 11 Premier League. Manajer Liverpool, Juergen Klopp, mengaku sangat menantikan pertandingan melawan Chelsea. Melawat ke Stamford Bridge untuk kali pertama, menurut Klopp, adalah pengalaman yang sangat menarik.

Klopp berharap Liverpool bisa meraih hasil maksimal di pertandingan besok. Namun, target itu, diprediksi Klopp, akan sulit terwujud. Chelsea memang sedang terpuruk dan terdampar di papan tengah klasemen. Namun, manajer 48 tahun tersebut menilai sang lawan tetaplah tim yang kuat. Skema bermain mereka, disebutkan Klopp, sangat matang, apalagi saat mengeksekusi bola-bola mati.

Bagi Klopp, inilah senjata andalan Chelsea di duel besok. Kami sudah tahu bagaimana cara mereka bermain musim lalu. Skema bola mati lewat Gary Cahill, John Terry, dan semua pemain besar mereka, luar biasa, kata Klopp seperti dikutip Liverpool Echo. Sulit menang atas Chelsea, tapi bukan tak mungkin. Saya tak yakin besok pertandingan akan berjalan lebih mudah. Kepercayaan diri bisa membangun sesuatu. Tapi, terkadang sebuah luka bisa membuat kalian lebih kuat, lanjutnya.

Dirk Kuyt Tetap Bermain Sepakbola Meski Umur Sudah Menjadi Masalah Untuknya

Kenangan tentang Dirk Kuyt, yang kini sudah berusia 35 tahun, mungkin sudah mulai tergerus di Liverpool. Salah satu momen terindah penyerang asal Belanda, itu adalah hattrick pertamanya untuk Liverpool di Old Trafford pada 2011. Kuyt mencetak beberapa gol penting lainnya bagi Liverpool, termasuk tujuh gol di Liga Champions musim 2007/2008. Di antaranya satu gol ke gawang Arsenal pada perempat final, serta di semifinal melawan Chelsea.

Dibeli Liverpool pada 26 Agustus 2006, Kuyt bermain selama enam musim hingga dilepas ke Fenerbahce pada 3 Juni 2012. Pada usia yang tak muda lagi, Kuyt kembali bergabung dengan klub lamanya, Feyenoord, pada April 2015. Jumat, 30 Oktober, Kuyt membuktikan bahwa karirnya belum habis. Feyenoord finis dengan perbedaan 26 poin dari juara Eredivisie PSV, pada musim lalu. Tapi, mereka jadi penantang titel paling serius musim ini, dengan delapan kali tidak terkalahkan.

Kuyt tercatat sebagai top scorer sementara Liga Belanda (Eredivisie) dengan 12 gol dari 11 pertandingan. Termasuk hattricknya saat Feyenoord mengalahkan Heerenveen 5-2, dan itu diulanginya ke gawang AZ Alkmaar, sepekan kemudian. Dua hattrick berturut-turut di usia 35 tahun, sungguh mengembalikan ingatan bagaimana ‘mematikannya’ Kuyt di masa lalu. Dia memulai karir profesional bersama FC Utrecht pada 1998.

Lima tahun kemudian dibeli Feyenoord dengan harga 1 juta euro. Kuyt menjadi top scorer klub selama 3 musim berturut-turut, serta top scorer Eredivisie pada musim 2004/2005. Dia mencetak 83 gol selama 3 tahun bersama Feyenoord, sebelum diboyong Liverpool dengan nilai transfer £10 juta. Kuyt mencetak 51 gol bagi Liverpool, hanya di Premier League saja.

Ada lima pemain yang pernah mencetak lebih dari 50 gol bagi Liverpool di Premier League. Kuyt juga mencetak tiga gol di Piala FA, dua gol di Piala Liga dan 15 gol dalam kompetisi Eropa. Total, dia membuat 71 gol untuk Liverpool. Sementara itu, untuk timnas Belanda, dia mencetak 24 gol dari 104 penampilan. Sejak awal karirnya, dia sudah bermain 731 kali di semua kompetisi profesional, mencetak 269 gol dan masih bisa bertambah dengan Feyenoord.

Ferguson Dikabarkan Senang Apabila Ditawari Melatih Kembali

Mantan bintang Manchester United David Beckham, mengatakan Sir Alex Ferguson meloncat kegirangan. Itu terjadi saat dia menawari bekas bosnya kesempatan sekali lagi menangani Old Trafford. Diketahui menurut kabar yang beredar bahwa, Beckham menawari Ferguson terlibat dalam pertandingan amal UNICEF, antara tim Inggris dan Irlandia XI. Laga itu akan dilakukan di Old Trafford bulan depan.

Beckham yang akan bermain di bawah Ferguson untuk pertama kalinya, sejak meninggalkan Manchester United pada 2003, mengaku sebelumnya takut untuk bertanya. Tapi ternyata pembicaraan berlangsung lancar. Perbincangan tentang pertandingan ini, ternyata tidak menjadi pembicaraan yang sulit. Berpikir untuk menghubungi dan memintanya, ternyata jauh lebih mengkhawatirkan daripada melakukannya, ujar Beckham.

Mantan kapten timnas Inggris itu menyebut tahu, bagaimana kuatnya dukungan Ferguson bagi UNICEF. Manchester United juga telah banyak membantu organisasi internasional untuk anak, yang berada di bawah naungan PBB itu. Hampir 23 tahun sejak Beckham membuat debut profesional bersama Setan Merah, di bawah Ferguson. Dia mengaku masih ingat saat menandatangani surat kontraknya. Kami makan malam lalu berlanjut di kantornya.

Saya ingat mendapatkan dasi Manchester United. Saat itu sebenarnya bertepatan dengan ulangtahun saya, jadi ada kue tart ketika itu. Ada foto saya dan manajer Ferguson menandatangani kontrak saya, katanya.

Nasib Kurang Baik Menimpa Benteke Yang Kembali Cidera Setelah Sembuh

Nasib kurang baik kembali menimpa striker Liverpool, Christian Benteke. Baru sembuh dari cedera hamstring, Benteke kini justru kembali dihantam masalah pada lututnya. Benteke sempat absen di beberapa pertandingan Premier League. Di laga kontra Southampton, akhir pekan lalu, striker timnas Belgia tersebut sudah kembali tampil.

Bahkan, Benteke berhasil mencetak gol dalam pertandingan yang berkesudahan dengan skor 1-1 tersebut. Sayangnya, usai duel, Benteke mengalami cedera. Hasil pemeriksaan menyebutkan ligamen Benteke bermasalah. Belum diketahui seberapa parah cedera ligamen yang dialami oleh mantan bomber Aston Villa tersebut.

Namun yang dapat dipastikan adalah Benteke sudah tidak bisa tampil membela Liverpool di duel lanjutan Piala Liga melawan AFC Bournemouth,  rabu 28 Oktober 2015 atau kamis dini hari nanti. Tidak hanya itu, Benteke juga dikhawatirkan tak bisa bermain di pertandingan melawan Chelsea, Sabtu 31 Oktober 2015. Kubu Liverpool masih berharap masalah pada ligamen Benteke tak terlalu parah.

Liverpool saat ini tengah mengalami krisis di lini depan. Daniel Sturridge sampai sekarang masih belum bisa tampil karena lututnya masih cedera. Sementara itu, Danny Ings absen hingga akhir musim karena cedera anterior cruciate ligament.